
malem ini gue dan nyokap lagi duduk manis di kasur nyokap dengan sprey baru yang dibeli kemaren =,= oke... trus kita membicarakan banyak hal tentang apapun *apaseh!
anyway, "family? is not about money honey!" mom said. Gua terlahir dari keluarga yang penuh dengan kata kata, cinta dan keterbukaan. finally, inilah yang menjadi topik utama sebenarnya malam ini. Gue bukan berasal dari keluarga yang kaya dan bergelimang harta. Cukup sederhana dengan beberapa canda diselang pembicaraan hangat tiap kali ketemu. Tapi kenapa orang masih aja mempermasalahkan kita? apa mereka iri karena mereka ga bisa sedekat ini dengan keluarga mereka? gue hanya bisa elus elus dada.. sabar..
Bokap udah menjelang tua dan lelah. gue tau udah saatnya abang gue ngambil posisinya untuk jadi tulang ditubuh keluarga ini. tapi mungkin perlu 3 sampe 4 tahun baru semua itu bisa terealisasikan. sementara menunggu itu bokap dan nyokap ga mungkin hanya duduk diam ngeliat anaknya sekolah tanpa biaya. mereka berkerja of course!
Dan disinilah poinnya, bokap pekerjaannya ga tetap dan diantara saudara saudaranya dia terpuruk(?) tapi kenapa ua ua dan tante tante gue dari keluarga bokap ini mempermasalahkan itu? Dikeluarga ini kesannya yang punya uanglah yang patut disegani, sementara bokap gue yang juga abang dari beberapa adiknya ini tersaingi. Intinya mah, semua tentang berapa uang yang lo punya untuk bisa membuat lu dihormati atau disegani sama adik adik lo? ini dia masalahnya bokap adalah seoarang pemimpi yang gua idolakan. Beliau punya setumpuk mimpi untuk membahagiakan nyokap dan anak anaknya termasuk gue. Dia punya mimpi itu untuk pedomannya, untuk panduannya apa yang akan dia lakukan dan apa yang harus dia lakukan. tapi........... tante tante gue yang cantik ini menganggap bokap "hanyalah" seorang pemimpi! sama seperti pandangan mereka kenyokap yang ga pernah baik, nyokap dicap istri yang tukang maen tukang ini tukang itu. padahal nyokap adalah tukang usaha, tukang berdoa, dan tukang tabah *amin
Itulah gimana dasyatnya lembaran lembaran kertas yang bahkan bisa bikin kakek gue seakan merasa menyesal udah punya anak kayak bokap. sejelek apapun bokap dan nyokap dimata yang lain, mereka adalah tujuan hidup gue setelah ibadah tentunya. Mereka yang selalu berusaha, mereka yang selalu berdoa, mereka yang selalu tersenyum, mereka yang selalu ngelenong. adalah mereka yang gue sayang dan cinta mati ini mah! suerrrrr errr errrrrrr......
Kapanpun itu kepada siapapun itu, suatu saat nanti gue bakal buktiin bahwa bokap bukan "hanyalah pemimpi" tapi bokap adalah "seorang pemimpi yang membawa anaknya ke mimpi mimpi itu" yang selalu ia impikan akan gue dan abang gue lakukan. sebisa mungkin. Bahwa keluarga bukanlah tentang berapa uang yang lu punya untuk dihormati, berapa emas yang lu punya untuk dihargai, dan berapa rumah dan mobil yang lu punya untuk dicintai. Keluarga adalah tetang bagaimana menghomati, bagaimana menghargai, dan bagaimana mencintai. Keluarga adalah tentang bagaimana kita memberi bukan bagaimana kita menerima.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar